<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>elke wonk yezzz</title>
	<atom:link href="http://missel.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://missel.wordpress.com</link>
	<description>Just for fun</description>
	<lastBuildDate>Mon, 01 Jun 2009 12:52:24 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='missel.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/662ff28cacc770a0ffecc0c01e0bc938?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>elke wonk yezzz</title>
		<link>http://missel.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://missel.wordpress.com/osd.xml" title="elke wonk yezzz" />
	<atom:link rel='hub' href='http://missel.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Today Is My Birthday</title>
		<link>http://missel.wordpress.com/2009/06/01/today-is-my-birthday/</link>
		<comments>http://missel.wordpress.com/2009/06/01/today-is-my-birthday/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2009 12:35:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>missel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[mboh ra ngerti aku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://missel.wordpress.com/?p=455</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Hari ini bukan hari ulang tahunku.&#8221; itu yang aku katakan pada mereka. Saat mengucapkan itu, aku sedang duduk bersama teman-teman baruku. Aku tidak tahu darimana mereka mendapatkan pemikiran kalau ini adalah hari ulang tahunku. Aku sangat sebal kalau hari ulang tahun tiba. Aku sebal mengingat umurku yang terus bertambah. Aku tidak mau umurku bertambah. Aku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missel.wordpress.com&amp;blog=4408720&amp;post=455&amp;subd=missel&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Hari ini bukan hari ulang tahunku.&#8221; itu yang aku katakan pada mereka. Saat<br />
mengucapkan itu, aku sedang duduk bersama teman-teman baruku. Aku tidak tahu<br />
darimana mereka mendapatkan pemikiran kalau ini adalah hari ulang tahunku. Aku<br />
sangat sebal kalau hari ulang tahun tiba. Aku sebal mengingat umurku yang terus<br />
bertambah. Aku tidak mau umurku bertambah. Aku masih ingin hidup lebih lama lagi<br />
didunia ini.</p>
<p> <br />
Aku merasa sepertinya sudah cukup mengobrol dengan mereka. Aku mulai berdiri<br />
dan berpamitan. Secara bersamaan pula salah satu temanku juga ingin pulang.<br />
Santi, itu namanya. Kebetulan rumah kami satu arah. Secara otomatis kami pulang<br />
bersama.<br />
Dalam perjalanan kerumah aku terus berpikir, &#8220;Apa tadi mereka tahu ya kalau aku<br />
bohong?&#8221;</p>
<p> <br />
Tiba-tiba Santi mengatakan sesuatu,&#8221;Kamu tadi bohong kan?&#8221;. Mengagetkan memang,<br />
ada seorang teman yang tahu kalau temannya sedang berbohong padanya dan semua<br />
temannya. Aku berpikir lagi, &#8220;Darimana dia tahu kalau aku berbohong?&#8221;. Dengan<br />
hati yang penuh keberanian aku bertanya tentang apa yang ia bicarakan tadi. &#8220;Apa<br />
kamu bilang? Aku bohong? Tahu dari mana kamu kalau aku berbohong?&#8221; aku membuat<br />
pertanyaan yang memojokkannya dan juga terkesan penuh emosi. Dengan santainya<br />
dia menjawab &#8220;Itu, tertulis di KTPmu. Tanggal lahir, 27 juli.&#8221;</p>
<p> <br />
&#8220;Arghhhh&#8230;&#8230;&#8230;kenapa KTPku ada di dia?&#8221; Jeritku dalam hati. &#8220;Kamu lupa ya<br />
kalau aku ini guru copetmu?&#8221; lagi-lagi dia menjawab dengan santainya. aku<br />
membalas kata-katanya dengan hati yang miris &#8221; Oh..iya kamu itu guru copet ya?<br />
Huh! Aku sampai melupakan statusmu sebagai master copet&#8221;.</p>
<p> <br />
&#8220;Kenapa bohong?&#8221; dia menanyaiku dengan ekspresi yang menunjukan rasa ingin tahu<br />
sebesar bola dunia.</p>
<p> <br />
&#8220;Aku hanya tidak mau mereka memberiku selamat karena aku masih hidup. Aku tidak<br />
mau mereka berharap yang macam padaku. Semoga tambah pintar, tambah kaya, tambah<br />
cantik lah&#8230;. Aku tidak mau itu.&#8221; Sambil menahan tangis aku menjawab dengan<br />
tegas.</p>
<p> <br />
&#8220;Oh&#8230;begitu ya? Harapan itu untuk masa depanmu kan? Tapi, bukannya kamu sudah<br />
divonis mati beberapa bulan lagi? apa gara-gara penyakitmu itu kamu tidak mau<br />
melihat kedepan?&#8221; dia memberiku pertanyaan yang sesungguhnya sudah terjawab<br />
dipikirannya.</p>
<p> <br />
Mencoba santai dengan menjawab &#8220;Ya&#8230;kamu benar! Kamu dapat seratus deh.&#8221;<br />
sambil berpikir apa yang ia tanyakan setelah aku berkata seperti ini.<br />
Aku tunggu sampai lima menit dia tidak menanyakan apapun. Dalam pikirku, pasti<br />
dia mengerti perasaanku sekarang.</p>
<p> <br />
Tapi kenapa tiba-tiba aku merasa aneh? Aku merasa sudah berjalan selama satu<br />
jam, padahal rumahku hanya tiga puluh menit dari pos tadi. Aku juga tidak<br />
merasakan kelelahan dan kepanasahan, padahal hari itu mataharinya terlihat terik<br />
sekali. Aku melihat disampingku ada Sinta yang berwajah pucat seperti mayat. Aku<br />
mulai ketakutan saat itu, karena setiap kali memanggil nama Sinta mulutku tidak<br />
mengeluarkan suara. Dia terus berjalan begitu saja.</p>
<p> <br />
Aku merasa rumahku jauh sekali. Aku berinisial untuk kembali ke pos yang banyak<br />
orang disana. Lalu aku akan melaporkan pada mereka tentang keaadaan Sinta yang<br />
pucat dan suaraku yang tidak berbunyi.</p>
<p> <br />
Aku berlari secepat mungkin untuk mempersingkat waktu menuju pos tadi.<br />
Tapi saat di perempatan dekat toko roti dan toko sepatu, semua temanku<br />
berkumpul disitu dan menangis. Aku bingung dengan keadaan ini. Aku mencoba untuk<br />
menjerit. Tapi sayang suaraku tak kunjung mengeluarkan bunyi. Aku frustasi<br />
berat. Aku berjalan entah kemana arah yang kutuju.</p>
<p> <br />
&#8220;Dor! mati kau bodoh!&#8221; suara misterius terdengar dari arah belakang. Secepat<br />
mungkin aku memalingkan pandanganku kebelakang. Dalam otakku, aku berpikir<br />
seperti pernah mengenal orang ini. &#8220;Ah&#8230;sinta?&#8221; sorakku dengan bahagia. &#8220;Iya,<br />
ini aku anak bodoh&#8221; jawabnnya dengan wajah yang pucat dan cuek. &#8220;Kenapa kamu<br />
bilang mati padaku? Padahal kamu sendiri tahu kan kalau aku ini paling tidak<br />
suka kata mati?&#8221; Tanyaku sambil menuntut. &#8220;Kamu itu memang bocah bodoh! Mati<br />
saja kamu tidak tahu. Sekarang ini kamu sudah mati. Keadaanku juga sama<br />
sepertimu, yaitu mati.&#8221; Dia menjawab sambil menegaskan kata &#8220;mati&#8221;.</p>
<p> <br />
Otakku terus menanyakan, apakah aku ini mati? Apa Sinta tidak bohong? Apa yang<br />
sebenarnya terjadi?</p>
<p> <br />
&#8220;Kamu pingsan ditengah perjalanan tadi. Di perempatan itu aku membopongmu. Tapi<br />
sayangnya nasib kita yang penuh dengan kesialan, ada truk yang membawa bahan<br />
yang mudah terbakar berhenti saat lampu merah menyala. Lalu sopir truk itu<br />
melihatku membopong kamu yang pingsan. Dia membantuku dengan menggendongmu.<br />
Tiba-tiba ada orang yang mencuri bahan yang diangkut truk tadi. Kamu pasti tahu<br />
lah&#8230;kalau disini ini kan truk-truk yang mengantarkan bahan pokok pasti akan<br />
dicuri beberapa isinya. Apalagi lampu lalulintas disini sangat lama sekali<br />
pindah warnanya.&#8221; Sinta menjelaskan dengan begitu detail. Tapi aku menyelanya<br />
&#8220;Lalu kenapa aku dan kamu bisa mati?&#8221;</p>
<p> <br />
&#8220;Truk tadi meledak, gara-gara pencuri itu menjatuhkan rokoknya saat dia dikejar<br />
oleh pengamen yang melihatnya. Aku tidak bisa lari secepat api ledakan yang<br />
menyambar tadi. Sopir itu juga ikut terbakar tapi dia tidak mati, karena dia<br />
menjatuhkanmu dijalan saat ledakan itu terjadi. Aku yang ada tidak jauh dari<br />
truk, tersambar begitu saja. Dan, kamu yang dalam keadaan pingsan juga pastinya<br />
tidak akan mungkin langsung siuman dan berlari. Pada akhirnya, jasad kita<br />
terpanggang sampai gosong tak tersisa lagi kulitnya. Dibagian kepalaku, ada<br />
lempengan logam dari truk yang mengenai tepat di otakku dan cermin truk itu<br />
mengenai kulit dan mataku. Lalu, cermin yang terlepas dari truk itu mengenai<br />
lehermu. Tertancap tepat dibagian tenggorokanmu dan dibagian jantungmu juga<br />
tertancap logam yang tumpul.&#8221; Sinta menjelaskannya lagi secara detail dan<br />
mengerikan.</p>
<p> <br />
Aku sudah mati, aku sudah tidak hidup lagi. Tapi bodohnya aku, kenapa sampai<br />
bisa tidak tahu kalau aku ini telah mati?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/missel.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/missel.wordpress.com/455/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/missel.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/missel.wordpress.com/455/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/missel.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/missel.wordpress.com/455/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/missel.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/missel.wordpress.com/455/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/missel.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/missel.wordpress.com/455/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/missel.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/missel.wordpress.com/455/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/missel.wordpress.com/455/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/missel.wordpress.com/455/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missel.wordpress.com&amp;blog=4408720&amp;post=455&amp;subd=missel&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://missel.wordpress.com/2009/06/01/today-is-my-birthday/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/191fecdc3d83383f7ce544b18c3478c2?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=R" medium="image">
			<media:title type="html">missel</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The Last Message</title>
		<link>http://missel.wordpress.com/2009/05/24/the-last-message/</link>
		<comments>http://missel.wordpress.com/2009/05/24/the-last-message/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 May 2009 14:16:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>missel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[mboh ra ngerti aku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://missel.wordpress.com/?p=453</guid>
		<description><![CDATA[Hanya pandangan dari sebuah sisi yang mungkin ada beberapa ketidak cocokan disitu. Maka, maafkanlah aku bila belum bisa memandang dari segala arah. Maafkanlah bila belum bisa aku berpendapat sesuai keinginan beberapa orang. Maaf bila aku belum bisa bijak. Maaf untuk segalanya. Inilah pesan terakhir dariku.  Malam yang telah berlalu. Aku merasakan perpisahaan. Berpesta ria, berbagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missel.wordpress.com&amp;blog=4408720&amp;post=453&amp;subd=missel&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hanya pandangan dari sebuah sisi yang mungkin ada beberapa ketidak cocokan disitu. Maka, maafkanlah aku bila belum bisa memandang dari segala arah. Maafkanlah bila belum bisa aku berpendapat sesuai keinginan beberapa orang. Maaf bila aku belum bisa bijak. Maaf untuk segalanya. Inilah pesan terakhir dariku. </p>
<p>Malam yang telah berlalu. Aku merasakan perpisahaan. Berpesta ria, berbagi kebahagian. Tawa riang yang memenuhi bangunan itu. Malam itu, hari dimana aku dan mereka berkumpul untuk memberikan peringatan perpisahan. Ya! kami akan berpisah. Kami ingin mencari apa yang kami inginkan. Menjadi apa yang kami impikan. Memberikan apa yang kami harapkan.</p>
<p>Bangsa ini telah tua umurnya. Bangsa ini, kini telah melepas merpati untuk terbang bebas diiringi dengan doa dan segala macam dukungan. </p>
<p>Malam itu juga, kami diingatkan akan perpisahaan yang sejatinya adalah sebuah takdir. Perpisahaan yang tidak bisa terobati ketika reuni. Perpisahaan itu memisahkan fisik kami. Namun, dalam amalan-amalan yang ditorehkan oleh mereka kami bisa menyambung tali silaturahim. </p>
<p>Mereka yang telah tiada. Memberi banyak arti bagi kami. Mereka yang telah mendahului kami, dan semoga segala amal yang tersebar dari mereka dapat berguna bagi kami. <br />
Aku memang tidak bisa berbicara banyak. Aku masih belum bisa menceritakan secara detail. Karena aku bukan pengingat yang baik. </p>
<p>Teman, tenanglah dalam mengerjakan apa yang kau tuju. Kita adalah teman. Kita adalah keluarga. Kita saling mendoakan. Doa untuk kebaikan.</p>
<p>Bila suatu saat kita bersama lagi. Janganlah kalian melupakan kenangan indah yang kita rangkai dengan sisa umur kita ini. Mengenang apa yang telah kita perbuat. Tapi janganlah kalian marah dan jengkel bila kenangan itu meledakkan beberapa keburukan di otak kalian. </p>
<p>Kenangan itu lah yang menghubungkan kita bila sedang berjauhan.<br />
Maafkan aku bila hanya ini yang dapat aku buat untuk kalian. Aku bersyukur dapat menikmati sisa hidup ini bersama kalian. Bila suatu saat nanti kita dipertemukan oleh takdirNYA di suatu tempat yang kita sebut surga, maka patutlah kita berterimakasih padaNYA. </p>
<p>Sekarang harapan itu tidak lagi terbelenggu. Jadilah apapun yang kalian inginkan. Wujudkanlah impianmu. Bahagiakanlah orang tuamu dengan segala prestasimu dan amal ibadahmu. Jadikanlah dirimu sebagai pecinta sejati. Mencintai NYA dengan tulus. Tanpa embel-embel kesombongan dan yang lainnya. Jadilah orang yang berisi dan berat bukan karena apa yang dia makan. Tapi, karena kalian berat dan berisi oleh iman.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/missel.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/missel.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/missel.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/missel.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/missel.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/missel.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/missel.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/missel.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/missel.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/missel.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/missel.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/missel.wordpress.com/453/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/missel.wordpress.com/453/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/missel.wordpress.com/453/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missel.wordpress.com&amp;blog=4408720&amp;post=453&amp;subd=missel&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://missel.wordpress.com/2009/05/24/the-last-message/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/191fecdc3d83383f7ce544b18c3478c2?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=R" medium="image">
			<media:title type="html">missel</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>My day before I die</title>
		<link>http://missel.wordpress.com/2009/05/04/my-day-before-i-die/</link>
		<comments>http://missel.wordpress.com/2009/05/04/my-day-before-i-die/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 May 2009 09:05:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>missel</dc:creator>
				<category><![CDATA[mboh ra ngerti aku]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://missel.wordpress.com/?p=451</guid>
		<description><![CDATA[ Ingin memulai? Mungkin dari kelahiran, atau dari terbitnya hari ini? Tapi ada sesuatu yang tidak bermula dan tidak berakhir. Dialah SANG PENCIPTA. Menggunakan berbagai macam campuran resep keindahan. Menjadikan hasil yang sempurna. Makhluk yang sempurna, dapat ditinggikan derajadnya dan itu adalah kehendakNYA untuk melakukan semua itu.  Menjadikan dunia ini sebagai tempat singgah sementara. Mengumpulkan energi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missel.wordpress.com&amp;blog=4408720&amp;post=451&amp;subd=missel&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> Ingin memulai? Mungkin dari kelahiran, atau dari terbitnya hari ini? Tapi ada sesuatu yang tidak bermula dan tidak berakhir. Dialah SANG PENCIPTA. Menggunakan berbagai macam campuran resep keindahan. Menjadikan hasil yang sempurna. Makhluk yang sempurna, dapat ditinggikan derajadnya dan itu adalah kehendakNYA untuk melakukan semua itu.</p>
<p> Menjadikan dunia ini sebagai tempat singgah sementara. Mengumpulkan energi amalan-amalan dan memupuk ibadah. Sungguh suatu pemberian yang tidak dapat tergantikan. Memberi berbagai macam nikmat padi kalian makhluk-makhluk paling sempurna. Mungkin beberapa dari manusia itu dapat merasakan, tapi sebagian dari mereka juga tidak dapat merasakan.</p>
<p> Waktu, adalah kunci bagi kita. Manusia, utuk dapat melihat dunia dan menerima nikmatNYA dengan iklhas.</p>
<p>Mencoba iklhas&#8230;.dihari-hari menjelang kematianku. Mencoba memberikan hidup dan matiku hanya untukNYA.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/missel.wordpress.com/451/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/missel.wordpress.com/451/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/missel.wordpress.com/451/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/missel.wordpress.com/451/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/missel.wordpress.com/451/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/missel.wordpress.com/451/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/missel.wordpress.com/451/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/missel.wordpress.com/451/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/missel.wordpress.com/451/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/missel.wordpress.com/451/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/missel.wordpress.com/451/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/missel.wordpress.com/451/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/missel.wordpress.com/451/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/missel.wordpress.com/451/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missel.wordpress.com&amp;blog=4408720&amp;post=451&amp;subd=missel&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://missel.wordpress.com/2009/05/04/my-day-before-i-die/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/191fecdc3d83383f7ce544b18c3478c2?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=R" medium="image">
			<media:title type="html">missel</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>3D</title>
		<link>http://missel.wordpress.com/2009/03/25/3d/</link>
		<comments>http://missel.wordpress.com/2009/03/25/3d/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2009 14:29:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>missel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://missel.wordpress.com/?p=448</guid>
		<description><![CDATA[#<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missel.wordpress.com&amp;blog=4408720&amp;post=448&amp;subd=missel&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img src="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/369109486_b481a7b0da.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><img src="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/3d-frog-painting.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><img src="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/aaastreetart_hk_4.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><img src="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/arcticwhale.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><img src="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/c7250150para_web4contrast.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><img src="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/contrast.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><img src="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/dua.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><img src="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/duabelas.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><img src="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/dungeon.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><img src="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/eagleflag.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><img src="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/enam.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><img src="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/P1000870cotillasparaweb.png" border="0" alt="" /></p>
<p><img src="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/normal_sidewalk_art.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><img src="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/satu.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><img src="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/spuluh.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><img src="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/waterfall-3d-8.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><img src="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/sbelas.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><img src="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/spuluh.jpg" border="0" alt="" /></p>
<p><img src="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/world.jpg" border="0" alt="" />#</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/missel.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/missel.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/missel.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/missel.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/missel.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/missel.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/missel.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/missel.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/missel.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/missel.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/missel.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/missel.wordpress.com/448/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/missel.wordpress.com/448/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/missel.wordpress.com/448/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missel.wordpress.com&amp;blog=4408720&amp;post=448&amp;subd=missel&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://missel.wordpress.com/2009/03/25/3d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/191fecdc3d83383f7ce544b18c3478c2?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=R" medium="image">
			<media:title type="html">missel</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/369109486_b481a7b0da.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/3d-frog-painting.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/aaastreetart_hk_4.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/arcticwhale.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/c7250150para_web4contrast.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/contrast.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/dua.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/duabelas.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/dungeon.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/eagleflag.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/enam.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/P1000870cotillasparaweb.png" medium="image" />

		<media:content url="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/normal_sidewalk_art.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/satu.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/spuluh.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/waterfall-3d-8.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/sbelas.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/spuluh.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i458.photobucket.com/albums/qq310/natal111/world.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Inilah ORANG INDONESIA !!!!</title>
		<link>http://missel.wordpress.com/2009/03/25/inilah-orang-indonesia/</link>
		<comments>http://missel.wordpress.com/2009/03/25/inilah-orang-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Mar 2009 14:10:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>missel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[java]]></category>
		<category><![CDATA[kamus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://missel.wordpress.com/?p=445</guid>
		<description><![CDATA[punya mata untuk melihat punya otak untuk mengerti punya hati untuk ber-empati kok masih aja nenek itu duduk bukan pada tempatnya sumber : http://www.indoflyer.net/forum/tm.asp?m=273030&#38;mpage=1&#38;key=&#38;#273030<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missel.wordpress.com&amp;blog=4408720&amp;post=445&amp;subd=missel&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span><img src="http://img120.imageshack.us/img120/7950/cid12291405222web38002mtc6.jpg" border="0" alt="" align="middle" /></p>
<p><span><br />
<span>punya mata untuk melihat<br />
punya otak untuk mengerti<br />
punya hati untuk ber-empati<br />
kok masih aja nenek itu duduk bukan pada tempatnya<br />
</span></span></span></p>
<p><span><br />
sumber :<br />
http://www.indoflyer.net/forum/tm.asp?m=273030&amp;mpage=1&amp;key=&amp;#273030</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/missel.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/missel.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/missel.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/missel.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/missel.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/missel.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/missel.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/missel.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/missel.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/missel.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/missel.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/missel.wordpress.com/445/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/missel.wordpress.com/445/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/missel.wordpress.com/445/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missel.wordpress.com&amp;blog=4408720&amp;post=445&amp;subd=missel&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://missel.wordpress.com/2009/03/25/inilah-orang-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/191fecdc3d83383f7ce544b18c3478c2?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=R" medium="image">
			<media:title type="html">missel</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img120.imageshack.us/img120/7950/cid12291405222web38002mtc6.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Teknologi Jam Peninggalan Peradaban Islam</title>
		<link>http://missel.wordpress.com/2009/03/14/teknologi-jam-peninggalan-peradaban-islam/</link>
		<comments>http://missel.wordpress.com/2009/03/14/teknologi-jam-peninggalan-peradaban-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 08:46:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>missel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://missel.wordpress.com/?p=442</guid>
		<description><![CDATA[  ‘’Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihatmenasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran.’‘ (QS Al-‘Ashr: 1-3). Islam adalah agama yang mengajarkan pentingnya menghormati dan menggunakan waktu secara optimal. Sebuah syair Arab bahkan mengibaratkan waktu seperti pedang. ‘’Al-Waqt ka al-saif. Fa in [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missel.wordpress.com&amp;blog=4408720&amp;post=442&amp;subd=missel&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<div>
<div>
<div class="image_detail"><img src="http://www.republika.co.id/images/news/2009/03/20090313104235.jpg" alt="Teknologi Jam Warisan Peradaban Islam" /></div>
<div id="detail_news_text">
<p><em>‘’Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihatmenasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran.’‘</em> (QS Al-‘Ashr: 1-3).</p>
<p>Islam adalah agama yang mengajarkan pentingnya menghormati dan menggunakan waktu secara optimal. Sebuah syair Arab bahkan mengibaratkan waktu seperti pedang. ‘’Al-Waqt ka al-saif. Fa in lam taqtha’hu qath’aka.’‘—Waktu laksana pedang. Jika kamu tidak memanfaatkannya, ia akan menebasmu.</p>
<p>Ajaran pentingnya memanfaatkan waktu telah melecut para sarjana Muslim untuk menciptakan alat pengukur waktu, yakni jam. Selain didesak tuntutan hidup, pembuatan jam di dunia Islam juga didorong kebutuhan keagamaan. Dengan menguasai teknologi pembuatan jam, umat Islam bisa mengetahui secara pasti waktu shalat.</p>
<p>Apalagi, Rasulullah SAW mengajarkan umatnya agar menunaikan shalat tepat pada waktunya. Sebelum jam diciptakan, peradaban manusia menggunakan matahari sebagai patokan waktu. Jika matahari tepat di atas kepala, menunjukkan waktu sudah tengah hari atau sore. Ketika matahari dekat dengan kaki langit, berarti waktu sudah mendekati pagi atau malam.</p>
<p><strong>Jam air</strong><br />
Sejarah mencatat peradaban manusia telah mengenal jam air sejak 200 SM. Meski begitu, jam air paling mutakhir pertama kali ditemukan di zaman kejayaan Islam. ‘’Kita tak perlu menekankan asal-usul jam air di dunia Islam. Dari sisi jangkauan dan daya cipta, jam al-Jazari (1136-1206 M) jauh melampaui pencapaian peradaban pra-Islam,’‘ tutur Ahmad Y al-Hassan dan Donald R Hill dalam bukunya Islamic Technology: An Illustrated History.</p>
<p>Di dunia Islam, al-Jazari memang bukan satu-satunya ilmuwan yang menciptakan jam. Pada puncak kejayaannya, utusan Khalifah Harun al-Rasyid—penguasa Di nas ti Abbasiyah—pernah menghadiahkan sebuah jam air kepada Charles yang Agung (Charlemagne), raja bangsa Frank. Menurut al-Hassan dan Hill, jam seperti itu juga pernah dibangun seorang insinyur Muslim bernama Ibnu al-Haystam (wafat 1039 M).</p>
<p>Deskripsi paling awal mengenai jam air dalam bahasa Arab, papar al-Hassan dan Hill, terdapat dalam risalah mesin karya al-Muradi yang bekerja di Spanyol Muslim pa da abad ke-11 M. Selain itu, pada abad yang sama, al-Zarqali juga telah membangun dua jam air besar di tepi Sungai Tagus di Toledo. Meski begitu, penciptaan jam air yang paling monumental dilakukan al-Jazari. </p>
<p>Berkat kemampuan mekaniknya, al-Jazari tercatat mampu merakit beberapa jenis jam air. “Salah satunya, sebuah jam dengan tenaga air tingginya satu meter dan lebarnya satu setengah meter. Jam itu ber hasil direkonstruksi di Museum Ilmu Pengetahuan tahun 1976,” ungkap Donald Routledge Hill dalam karyanya A History of Engineering in Classical and Medieval Times.</p>
<p>Al-Jazari juga mampu membuat jam air berbentuk gajah. Bahkan, jam buatan al-Ja zari sudah mampu menghasilkan suara. Dalam manuskrip al-Jazari, jam itu merupakan jam terawal yang menggunakan flow regulator, sebuah sistem tutuplubang dan sebuah otomaton seperti sebuah jam burung.</p>
<p>“Jam ini merupakan jam pertama dengan reaksi otomatis dalam interval waktu. Jam ini menggunakan sebuah robot ma nu sia (humanoid) yang membentur gembreng dan sebuah robot burung mekanik secara otomatis bersiul. Jam air ini juga dikenal sebagai jam pertama yang bisa merekam waktu secara akurat untuk menyesuaikan lamanya hari yang tidak sama sepanjang tahun,” imbuh al-Hassan dan Hill.</p>
<p>Rancangan jam air buatan al-Jazari juga diakui sangat bagus. ‘’Jam al-Jazari penuh dengan ide-ide dan teknik-teknik yang penting bagi sejarah perancangan mesin,’‘ kata al-Hassan dan Hill.</p>
<p><strong>Jam matahari</strong><br />
Menurut catatan sejarah, sundial atau jam matahari merupakan jam tertua dalam peradaban manusia. Jam ini telah dikenal sejak tahun 3500 SM. Pembuatan jam matahari di dunia Islam dilakukan Ibnu al-Shatir, seorang ahli Astronomi Muslim ( 1304-1375 M). “Ibnu al-Shatir merakit jam matahari yang bagus sekali untuk menara Masjid Umayyah di Damaskus,” ujar David A King dalam karyanya bertajuk The Astronomy of the Mamluks.</p>
<p>Berkat penemuannya itu, ia kemudian dikenal sebagai muwaqqit (pengatur waktu ibadah). Jam yang dibuat Ibnu al-Shatir itu masih tergolong jam matahari kuno yang didasarkan pada garis jam lurus. Ibnu al-Shatir membagi waktu dalam sehari dengan 12 jam, pada musim dingin waktu pendek, sedangkan pada musim panas waktu lebih panjang. Jam mataharinya itu merupakan polar-axis sundial paling tua yang masih tetap eksis hingga kini.</p>
<p><strong>Jam astronomi</strong><br />
Ahli astronomi Islam di era kekhalifahan juga telah berhasil menciptakan jam de ngan berpatokan pada astronomi. “Misalnya, jam astrolabe. Sekitar abad ke-10, al-Sufi menjelaskan seribu kegunaan astrolab, termasuk pengatur waktu, terutama untuk waktu-waktu shalat dan Ramadhan,” jelas Dr Emily Winterburn dalam karyanya Using an Astrolabe.</p>
<p>David A King dalam bukunya bertajuk The Astronomy of the Mamluks menjelaskan bahwa Ibnu al-Shatir menemukan jam astrolab pertama di awal abad ke-14 M. Al-Jazari pun menciptakan jam astronomi. Jam astronomi terbesar yang dibuat al-Jazari disebut castle clock, yang dianggap menjadi analog komputer terprogram pertama.</p>
<p>Howard R Turner dalam karyanya bertajuk Science in Medieval Islam: An Illustrated Introduction menjelaskan bahwa jam itu merupakan sebuah alat yang leng kap dengan ketinggian 11 kaki dan me miliki fungsi ganda di samping sebagai alat pengatur waktu. Alat ini bisa digunakan untuk menunjukkan zodiak (ramalan bintang) serta orbit matahari dan bulan.</p>
<p>Sarjana Muslim lainnya yang menciptakan jam astronomi adalah Abu Raihan al-Biruni pada abad ke-11 M, yakni jam meka nik komputer kalender lunisolar. Jam itu berupa sebuah kereta dan rodanya. Selanjutnya, muncul jam mekanik astronomi yang hampir sejenis dengan karya Abu Raihan al-Biruni.</p>
<p>“Jam itu dibuat Abu Bakar dari Isfahan pada 1235 M,” tutur Silvio A Bedini dalam bukunya Mechanical Universe: The Astrarium of Giovanni de’ Dondi”, Transactions of the American Philosophical Society. desi susilawaty/hri</p>
<p><strong>Insinyur Muslim Pencipta Jam</strong></p>
<p><strong>Al-Jazari</strong><br />
Ilmuwan yang bergelar pemimpin para insinyur Muslim itu telah berjasa membuat jam air. Sejatinya, ia bernama Abu al-‘Iz Ibn Isma’il ibn al-Razaz al-Jazari (1136-1206). Ia biasa dipanggil al-Jazari. Dunia mengenalnya sebagai salah seorang sarjana, penemu, insinyur mekanik, pemahat, seniman, dan seorang astronom. Karyanya yang paling terkenal <em>Kitab</em> <em>FÌ Ma’rifat al-Hiyal al-Handasiyya</em> (Book of Knowledge of Ingenious Mechanical Devices) tahun 1206 M. Dalam kitab itu, al-Jazari menjelaskan sekitar 50 alat mekanik ciptaannya.</p>
<p><strong>Ibnu al-Shatir</strong><br />
Sejatinya, dia bernama Ala al-Din Abu’l-Hasan Ali Ibn Ibrahim Ibnu al-Shatir (1304-1375). Al-Shatir begitu ia biasa disebut. Al-Shatir merupakan astronom Muslim yang juga seorang ahli matematika. Karyanya yang paling terkenal dalam astronomi adalah Kitab <em>Nihayat al-Sul Fi Tashih al-Usul</em>.</p>
<p>Dalam buku itu, ia merombak habis Teori Geosentris yang dicetuskan Ptolemeus. Secara matematis, al-Shatir memperkenalkan adanya <em>epicycle</em> yang rumit (sistem lingkaran dalam lingkaran). Al-Shatir mencoba menjelaskan bagaimana gerak merkurius jika bumi menjadi pusat alam semestanya dan merkurius bergerak mengitari bumi. she</p>
<p><strong>Jam Mekanikal dari Dunia Islam   </strong> </p>
<p>Jam dengan alat berat pertama kali diciptakan Ibnu Khalaf al-Muradi dari Spanyol Islam . Ahmad Y Hassan dan Donald R Hill dalam bukunya <em>Islamic Technology: An Illustrated History</em> mengungkapkan, ilmuwan Muslim yang menciptakan jam mekanik lainnya adalah Taqi al-Din. Jam mekanik ciptaannya itu dituliskan dalam <em>The Brightest Stars for the Construction of Mecahnical Clocks</em>.</p>
<p>Dalam bukunya itu, Taqi al-Din menguraikan konstruksi jam yang dikendalikan pemberat dengan mekanisme gerak berupa verge an foliot, sua tu rangkaian gir yang berdetak, sebu ah alarm, dan pemodelan fasefase bulan. ‘’Dia juga menjabarkan tentang pembuatan jam yang dijalankan pegas dengan penggerak silinderkonis,’‘ tutur al-Hassan.</p>
<p>Jam dengan menggunakan alat berat serupa kemudian muncul dalam sebuah karya bahasa Spanyol yang disusun dari sumber-sumber berbahasa Arab. Al-Jazari juga menemukan jam air dengan pengatur air dan beban. Ini meliputi jam dengan roda gigi dan sebuah jam tenaga air yang praktis, dengan tinggi satu meter dan lebar satu setengah meter.</p>
<p>Masyarakat Eropa baru mengenal jam yang dikendalikan pemberat pada 1300 M. Sedangkan jam yang diken dalikan pegas baru dikuasai peradab an Barat tahun 1430 M. Masyarakat Inggris mulai membuat arloji pada 1580 M. Sedangkan orang Jerman sudah menciptakan arloji tahun 1525 M.</p>
<p>Meski begitu, menurut al-Hassan dan Hill, dibandingkan orang Eropa, Taqi al-Din lebih awal menguasai seni horologi (seni pembuatan jam). Sayangnya, penguasaan teknologi jam itu tak dibarengi dengan munculnya industri arloji di Turki. Justru negaranegara Eropalah yang memasok jamjam murah bagi Turki. Umat Islam tak mampu menjadikan temuannya menjadi sebuah industri. </p>
<p>Sumber: republika.co.id</p></div>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/missel.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/missel.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/missel.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/missel.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/missel.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/missel.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/missel.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/missel.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/missel.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/missel.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/missel.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/missel.wordpress.com/442/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/missel.wordpress.com/442/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/missel.wordpress.com/442/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missel.wordpress.com&amp;blog=4408720&amp;post=442&amp;subd=missel&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://missel.wordpress.com/2009/03/14/teknologi-jam-peninggalan-peradaban-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/191fecdc3d83383f7ce544b18c3478c2?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=R" medium="image">
			<media:title type="html">missel</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.republika.co.id/images/news/2009/03/20090313104235.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Teknologi Jam Warisan Peradaban Islam</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menghina Islam Bukan Pelanggaran</title>
		<link>http://missel.wordpress.com/2009/03/14/menghina-islam-bukan-pelanggaran/</link>
		<comments>http://missel.wordpress.com/2009/03/14/menghina-islam-bukan-pelanggaran/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 08:36:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>missel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://missel.wordpress.com/?p=440</guid>
		<description><![CDATA[    Penghinaan terhadap Islam, bukan berarti juga sekaligus penghinaan pada kaum muslimin. Demikian pendapat lembaga pengadilan tertinggi Belanda. Selasa lalu, Mahkamah Agung Belanda memvonis bebas seorang pria, yang menamakan Islam suatu &#8216;tumor&#8217;. Vonis MA Belanda ini akan berdampak pada proses pengadilan Geert Wilders. &#8220;Hentikan tumor yang bernama Islam ini&#8221;, tulis M.B. pada suatu poster [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missel.wordpress.com&amp;blog=4408720&amp;post=440&amp;subd=missel&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<p> </p>
<p><img title="anti-Islam-180.jpg" src="http://www.ranesi.nl/images/assets/13494963" alt="anti-Islam-180.jpg" width="177" height="180" align="right" /><strong>Penghinaan terhadap Islam, bukan berarti juga sekaligus penghinaan pada kaum muslimin. Demikian pendapat lembaga pengadilan tertinggi Belanda. Selasa lalu, Mahkamah Agung Belanda memvonis bebas seorang pria, yang menamakan Islam suatu &#8216;tumor&#8217;. Vonis MA Belanda ini akan berdampak pada proses pengadilan Geert Wilders.</strong></p>
<p><em>&#8220;Hentikan tumor yang bernama Islam ini&#8221;</em>, tulis M.B. pada suatu poster yang ia tempelkan di jendela rumahnya di Valkenswaard, pada tahun 2004. Setahun kemudian, ia mendapat hukuman percobaan, dua pekan penjara.</p>
<p><strong>Vonis Pengadilan Tinggi</strong><br />
Karena menamakan Islam tumor, dengan demikian M.B. menyatakan hal ini berkaitan dengan sesuatu yang harus segera diberantas. <em>&#8220;Dengan begitu ia menghina Islam, dan kaum muslimin&#8221;</em>, demikian vonis Pengadilan Tinggi, pada tahun 2005.</p>
<p>Vonis tersebut kini masuk keranjang sampah. Kini MA Belanda memutuskan, menghina agama bukan suatu pelanggaran hukum. Juga bukan penghinaan, bila dilakukan sedemikian rupa, sehingga melukai perasaan keagamaan penganut agama tersebut.</p>
<p>Bahwa poster M.B. menyinggung perasaan sekelompok warga muslimin, tidak berarti juga menyinggung warga muslim secara keseluruhan, kata MA Belanda. Menurut MA Belanda, tentu saja pernyataan tersebut mengacu pada suatu kelompok masyarakat tertentu. Yang menganut agama berbeda dari beberapa kelompok masyarakat lainnya.</p>
<p><strong><img title="Wilders 200.jpg" src="http://www.ranesi.nl/images/assets/13481455" alt="Wilders 200.jpg" width="220" height="209" align="left" />Pengadilan Geert Wilders</strong><br />
Jelas, vonis ini akan mempengaruhi proses pengadilan politikus anti-Islam, Geert Wilders, yang akan digelar di Amsterdam. Geert Wilders, yang kini jadi terkenal di seluruh dunia, akan diadili sehubungan dengan berbagai pernyataannya mengenai Islam dan kaum muslimin.</p>
<p>Menurut Kejaksaan Amsterdam, Geert Wilders mendiskriminasi semua kaum muslimin, karena menyamakan ajaran Islam dengan Nazisme, dan Al Qur&#8217;an dengan Mein Kampf, tulisan Adolf Hitler. Pihak kejaksaan menilai, dari berbagai pernyataan terbuka Geert Wilders, tampak jelas bahwa yang ia maksud para pemeluk agama Islam.</p>
<p><strong>Yurisprudensi</strong><br />
Dengan terbitnya vonis MA Belanda ini, nanti pengadilan di Amsterdam harus bisa membuktikan bahwa semua pernyataan Geert Wilders memang benar-benar mengacu pada pemeluk agama Islam secara keseluruhan.</p>
<p>Atas dasar vonis MA Belanda ini, masih belum bisa dipastikan bagaimana kelanjutan proses pengadilan Geert Wilders nanti. Penghinaan pada sekelompok orang, hanya merupakan salahsatu butir tuduhan. Anggota parlemen Belanda ini juga didakwa menyebar kebencian dan melakukan diskriminasi. Sedang proses pengadilan M.B. hanya menyangkut penghinaan sekelompok orang, atas dasar agama, atau kepercayaan mereka.</p>
<p>Kapan persisnya sidang pengadilan Geert Wilders berlangsung, masih belum diketahui.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/missel.wordpress.com/440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/missel.wordpress.com/440/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/missel.wordpress.com/440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/missel.wordpress.com/440/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/missel.wordpress.com/440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/missel.wordpress.com/440/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/missel.wordpress.com/440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/missel.wordpress.com/440/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/missel.wordpress.com/440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/missel.wordpress.com/440/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/missel.wordpress.com/440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/missel.wordpress.com/440/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/missel.wordpress.com/440/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/missel.wordpress.com/440/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missel.wordpress.com&amp;blog=4408720&amp;post=440&amp;subd=missel&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://missel.wordpress.com/2009/03/14/menghina-islam-bukan-pelanggaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/191fecdc3d83383f7ce544b18c3478c2?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=R" medium="image">
			<media:title type="html">missel</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.ranesi.nl/images/assets/13494963" medium="image">
			<media:title type="html">anti-Islam-180.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.ranesi.nl/images/assets/13481455" medium="image">
			<media:title type="html">Wilders 200.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bisnis tanpa modal</title>
		<link>http://missel.wordpress.com/2009/03/14/437/</link>
		<comments>http://missel.wordpress.com/2009/03/14/437/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 07:58:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>missel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[duit]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://missel.wordpress.com/2009/03/14/437/</guid>
		<description><![CDATA[  Ayo bagi yang lagi belajar internet marketing atau yang ingin membuat bisnis tanpa mengeluarkan uang untuk modal. Sekarang sudah bukan khayalan.      Peluang Usaha Tanpa Modal! Dengan bergabung di UsahaWeb.com, Anda bisa : Memiliki usaha dengan modal mulai dari NOL RUPIAH (TANPA MODAL) Memiliki usaha dengan prospek masa depan yang SANGAT CERAH Memiliki usaha [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missel.wordpress.com&amp;blog=4408720&amp;post=437&amp;subd=missel&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<p>Ayo bagi yang lagi belajar internet marketing atau yang ingin membuat bisnis tanpa mengeluarkan uang untuk modal. Sekarang sudah bukan khayalan. </p>
<p> </p>
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="5" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td height="300">
<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="5" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td width="31%" height="290"> </td>
<td width="69%" valign="top">
<table border="0" cellspacing="2" cellpadding="3" width="100%">
<tbody>
<tr>
<td class="style11" colspan="2" height="40" valign="middle">
<div><span class="style11">Peluang Usaha <span>Tanpa Modal!</span></span></div>
</td>
</tr>
<tr>
<td class="style11" colspan="2" height="30" valign="middle">Dengan bergabung di UsahaWeb.com, Anda bisa :</td>
</tr>
<tr>
<td class="style11" width="5%" valign="top">
<div><img src="http://www.usahaweb.com/gambar/CheckMark.png" alt="check" width="20" height="20" /></div>
</td>
<td class="style11" valign="top"><span>Memiliki usaha dengan modal mulai dari NOL RUPIAH (TANPA MODAL)</span></td>
</tr>
<tr>
<td class="style11" valign="top">
<div><img src="http://www.usahaweb.com/gambar/CheckMark.png" alt="check" width="20" height="20" /></div>
</td>
<td class="style11" valign="top"><span>Memiliki usaha dengan prospek masa depan yang SANGAT CERAH</span></td>
</tr>
<tr>
<td class="style11" valign="top">
<div><img src="http://www.usahaweb.com/gambar/CheckMark.png" alt="check" width="20" height="20" /></div>
</td>
<td class="style11" valign="top"><span>Memiliki usaha yang bisa memberikan penghasilan yang MAPAN</span></td>
</tr>
<tr>
<td class="style11" valign="top">
<div>
<div><img src="http://www.usahaweb.com/gambar/CheckMark.png" alt="check" width="20" height="20" /></div>
</div>
</td>
<td class="style11" valign="top"><span>Memiliki usaha yang bisa memberikan PENGHASILAN AKTIF DAN PENGHASILAN PASIF (penghasilan tanpa kerja) sekaligus!</span></td>
</tr>
<tr>
<td class="style11" valign="top">
<div><img src="http://www.usahaweb.com/gambar/CheckMark.png" alt="check" width="20" height="20" /></div>
</td>
<td class="style11" valign="top"><span>Memiliki usaha yang bisa BERJALAN DENGAN SENDIRINYA dan bisa dikerjakan atau dikontrol dari mana saja, termasuk di rumah sambil berkumpul dengan keluarga dan sambil mengerjakan hal-hal yang Anda sukai!</span></td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>Ada sebuah website yang dapat Anda gunakan untuk memulai berbisnis di internet. Salah satu website yang saya tawarkan kali ini adalah <a href="http://www.usahaweb.com/idevaffiliate.php?id=964">http://www.usahaweb.com/</a> .</p>
<p>Website tersebut adalah peluang bisnis yang baik hati untuk Anda yang pemula. Kenapa baik hati??? Yah&#8230;.karena ketika Anda mendaftar untuk menjadi anggota di website ini, maka Anda akan mendapat Rp 100.000 WOW&#8230;..baik kan???</p>
<p>Ayo&#8230;tunggu apa lagi??? Segera daftarkan diri Anda ke <a href="http://www.usahaweb.com/idevaffiliate.php?id=964">http://www.usahaweb.com/</a>.</p>
<p>Caranya gampang, klik aja link ini  <a href="http://www.usahaweb.com/idevaffiliate.php?id=964">http://www.usahaweb.com/</a> !!!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/missel.wordpress.com/437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/missel.wordpress.com/437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/missel.wordpress.com/437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/missel.wordpress.com/437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/missel.wordpress.com/437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/missel.wordpress.com/437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/missel.wordpress.com/437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/missel.wordpress.com/437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/missel.wordpress.com/437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/missel.wordpress.com/437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/missel.wordpress.com/437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/missel.wordpress.com/437/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/missel.wordpress.com/437/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/missel.wordpress.com/437/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missel.wordpress.com&amp;blog=4408720&amp;post=437&amp;subd=missel&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://missel.wordpress.com/2009/03/14/437/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/191fecdc3d83383f7ce544b18c3478c2?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=R" medium="image">
			<media:title type="html">missel</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.usahaweb.com/gambar/CheckMark.png" medium="image">
			<media:title type="html">check</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.usahaweb.com/gambar/CheckMark.png" medium="image">
			<media:title type="html">check</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.usahaweb.com/gambar/CheckMark.png" medium="image">
			<media:title type="html">check</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.usahaweb.com/gambar/CheckMark.png" medium="image">
			<media:title type="html">check</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.usahaweb.com/gambar/CheckMark.png" medium="image">
			<media:title type="html">check</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BERITA HOT</title>
		<link>http://missel.wordpress.com/2009/03/07/hot/</link>
		<comments>http://missel.wordpress.com/2009/03/07/hot/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 13:16:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>missel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[java]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://missel.wordpress.com/?p=431</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu, 7 maret 2009 Radar Kediri salah satu koran lokal yang menjadi anak buah JAWA POS GROUP, memberitakan hasil TRY OUT SMA se-kota Kediri. Dalam BERITA tersebut yang berjudulkan TRY OUT SMA LEBIH PARAH. Memuat tabel yang membeberkan hasil try out. Sayangnya, data yang disajikan dalam tabel tersebut kurang valid. Dalam tabel itu dituliskan bahwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missel.wordpress.com&amp;blog=4408720&amp;post=431&amp;subd=missel&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sabtu, 7 maret 2009</p>
<p>Radar Kediri salah satu koran lokal yang menjadi anak buah JAWA POS GROUP, memberitakan hasil TRY OUT SMA se-kota Kediri. Dalam BERITA tersebut yang berjudulkan TRY OUT SMA LEBIH PARAH. Memuat tabel yang membeberkan hasil try out. Sayangnya, data yang disajikan dalam tabel tersebut kurang valid. Dalam tabel itu dituliskan bahwa SMAN 2 KEDIRI yang tidak lulus adalah 146 anak. Tetapi yang terjadi sebenarnya, setelah saya memperoleh data dari pemkot ternyata yang tidak lulus ada 22 anak. WOW&#8230;.bagaimana jika kita bandingkan??? perbandingan yang cukup besar sekali yaitu 1:6. Ini dapat diartkan, bahwa berita yang disampaikan oleh koran tersebut sungguh meleset jauh sekali. </p>
<p>Darimana mereka mendapat sumber ini? Mereka menuliskan bahwa sumbernya langsung dari pemkot. Bila memang benar sumbernya dari pemkot, bagaimana bisa pemkot memberikan berita yang sangat kontras pada dua pihak.</p>
<p>Hal ini sungguh sangat merugikan. Bukan hanya untuk SMA yang datanya dikelirukan. Tapi juga, untuk kota kediri itu sendiri.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/missel.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/missel.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/missel.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/missel.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/missel.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/missel.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/missel.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/missel.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/missel.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/missel.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/missel.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/missel.wordpress.com/431/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/missel.wordpress.com/431/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/missel.wordpress.com/431/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missel.wordpress.com&amp;blog=4408720&amp;post=431&amp;subd=missel&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://missel.wordpress.com/2009/03/07/hot/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/191fecdc3d83383f7ce544b18c3478c2?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=R" medium="image">
			<media:title type="html">missel</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jamilah Kolocotronis, Menemukan Cahaya Islam Saat Mengejar Cita-Cita Jadi Pendeta</title>
		<link>http://missel.wordpress.com/2009/03/07/jamilah-kolocotronis-menemukan-cahaya-islam-saat-mengejar-cita-cita-jadi-pendeta/</link>
		<comments>http://missel.wordpress.com/2009/03/07/jamilah-kolocotronis-menemukan-cahaya-islam-saat-mengejar-cita-cita-jadi-pendeta/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 Mar 2009 13:00:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>missel</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[game]]></category>
		<category><![CDATA[IT]]></category>
		<category><![CDATA[java]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://missel.wordpress.com/?p=428</guid>
		<description><![CDATA[  Jamilah Kolocotronis, melalui jalan berliku untuk sampai menjadi seorang Muslim. Uniknya, ia mendapatkan hidayah dari Allah swt mengikrarkan dua kalimat syahadat, justeru saat ia menempuh pendidikan demi mewujudukan cita-citanya menjadi seorang pendeta agama Kristen Lutheran yang dianutnya. Kisah Jamilah berawal pada tahun 1976. Meski kuliah di sebuah universitas negeri, ia masih memendam keinginan untuk [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missel.wordpress.com&amp;blog=4408720&amp;post=428&amp;subd=missel&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p> </p>
<p><img src="http://66.71.244.43/fckfiles/image/jamilah.jpg" alt="" width="372" align="left" />Jamilah Kolocotronis, melalui jalan berliku untuk sampai menjadi seorang Muslim. Uniknya, ia mendapatkan hidayah dari Allah swt mengikrarkan dua kalimat syahadat, justeru saat ia menempuh pendidikan demi mewujudukan cita-citanya menjadi seorang pendeta agama Kristen Lutheran yang dianutnya.</p>
<p>Kisah Jamilah berawal pada tahun 1976. Meski kuliah di sebuah universitas negeri, ia masih memendam keinginan untuk menjadi pendeta. Jamilah lalu mendatangi seorang pastor di sebuah gereja Lutheran dan menyampaikan keinginannya untuk membantu apa saja di gereja. Pastor itu kemudian meminta Jamilah untuk mewakilinya di acara piknik untuk para mahasiswa baru dari negara lain. Dalam acara ini, untuk pertamakalinya Jamilah bertemu dengan seorang Muslim.</p>
<p>Muslim itu bernama Abdul Mun&#8217;im dari Thailand. &#8220;Ia punya senyum yang manis dan sangat sopan. Saat kami berbincang-bincang, ia seringkali menyebut kata Allah,&#8221; kata Jamilah.</p>
<p>Jamilah mengaku agak aneh mendengar Mun&#8217;im menyebut nama Tuhan, karena sejak kecil ia diajarkan bahwa orang di luar penganut Kristen akan masuk neraka. Saat itu, Jamilah merasa bahwa Mun&#8217;im adalah golongan orang yang akan masuk neraka, meski Mun&#8217;im percaya pada Tuhan dan berperilaku baik. Jamilah bertekad untuk bisa mengkristenkan Mun&#8217;im.</p>
<p>Jamilah pun mengundang Mun&#8217;im datang ke gereja. Tapi betapa malu hatinya Jamilah ketika melihat Mun&#8217;im datang ke gereja dengan membawa al-Quran. Usai kebaktian, Jamilah dan Mun&#8217;im berbincang tentang Islam dan al-Quran. Selama ini, Jamilah hanya mendengar istilah &#8220;Muslim&#8221; dan memahaminya dengan hal-hal yang negatif. Kala itu, sejak era tahun 1960-an warga kulit putih di AS meyakini bahwa warga Muslim kulit hitam ingin menyingkirkan warga kulit putih.</p>
<p>Selama dua tahun, Jamilah tetap melakukan kontak dengan Mun&#8217;im. Lewat aktivitasnya di sebuah Klub International, Jamilah juga bertemu dengan beberapa Muslim lainnya. Jamilah tetap berusaha melakukan kegiatan misionarisnya untuk memurtadkan mereka dan masih punya keinginan kuat untuk menjadi pendeta meski waktu itu, di era tahun &#8217;70-an gereja-gereja belum bisa menerima perempuan di sekolah seminari.</p>
<p>Waktu terus berjalan, kebijakan pun berubah. Setelah menyelesaikan studinya di universitas, sebuah seminari Lutheran mau menerimanya sebagai siswa. Jamilah pun langsung mengemasi barang-barangnya dan pergi ke Chicago untuk memulai pelatihan menjadi pendeta.</p>
<p>Tapi, cuma satu semester Jamilah merasakan semangat belajarnya di seminari itu. Jamilah sangat kecewa dengan kenyataan bahwa seminari itu tidak lebih sebagai tempat untuk bersosialisasi dimana pesta-pesta digelar dan minum-minuman keras sudah menjadi hal yang biasa. Jamilah makin kecewa ketika seorang profesor mengatakan bahwa para cendikiawan Kristen mengakui bahwa Alkitan bukan kitab suci yang sempurna, tapi sebagai pendeta mereka tidak boleh mengungkapkan hal itu pada para jamaah gereja. Ketika Jamilah bertanya mengapa, jawabannya tidak memuaskan dan ia diminta menerima saja keyakinan itu.</p>
<p>Jamilah akhirnya memutuskan meninggalkan seminari dan pulang ke rumah. Ia memutuskan untuk lebih meluangkan waktu untuk mencari kebenaran. Di tengah pencariannya itu, Jamilah diterima kerja sebagai sekretaris di daerah pinggiran St. Louis tak jauh dari rumahnya.</p>
<p><strong>Mencari Kesalahan al-Quran</strong></p>
<p>Suatu hari Jamilah masuk ke sebuah toko buku dan menemukan al-Quran di toko buku itu. Jamilah tertarik untuk membelinya karena ia ingin mencari kelemahan dalam al-Quran. Jamilah berpikir, sebagai orang yang bergelar sarjana di bidang filosofi dan agama serta pernah mengenyam pendidikan di seminari, pastilah mudah baginya menemukan kelemahan-kelemahan al-Quran sehingga ia bisa mempengaruhi teman-teman Muslimnya bahwa mereka salah.</p>
<p>&#8220;Saya baca al-Quran dan mencari kesalahan serta ketidakkonsistenan dalam al-Quran. Tapi saya sama sekali tak menemukannya. Saya malah terkesan saat membaca Surat Al-An&#8217;am ayat 73. Untuk pertama kalinya saya ingin mengetahui lebih banyak tentang Islam,&#8221; ujar Jamilah.</p>
<p>Jamilah memutuskan untuk kembali ke universitasnya dulu dan mengambil gelar master di bidang filosofi dan agama. Pada saat yang sama, selain mengunjungi kebaktian di gereja, Jamilah juga datang ke masjid pada saat salat Jumat. Saat itu, Jamilah mengaku belum siap menjadi seorang Muslim. Masih banyak ganjalan pertanyaan memenuhi kepalanya.</p>
<p>Namun Jamilah tetap melanjutkan pencariannya tentang agama. Ia banyak mendapat penjelasan dari teman-temannya di universitas yang Muslim tentang berbagai keyakinan dalam Kristen yang selama ini ketahui. Selain mempelajari Islam, Jamilah juga mempelajari agama Budha. &#8220;Saya cuma ingin menemukan kebenaran,&#8221; kata Jamilah.</p>
<p><strong>Mengucap Dua Kalimat Syahadat</strong></p>
<p>Seiring berjalannya waktu, Jamilah merasakan kecenderungannya pada Islam pada musim panas 1980. Satu hal yang masih mengganggu pikirannya ketika itu adalah mengapa orang Islam harus berwudhu sebelum salat. Ia menganggap itu tidak logis karena manusia seharusnya bisa mengakses dirinya pada Tuhan kapan saja. Namun pertanyaan yang mengganggu itu akhirnya terjawab dan Jamilah bisa menerima jawabannya.</p>
<p>Akhirnya, malam itu Jamilah membulatkan tekadnya untuk menerima Islam sebagai agamanya. Ia pergi ke sebuah masjid kecil dekat universitas. Kala itu, malam ke-9 di bulan Ramadhan, Jamilah mengucapkan dua kalimat syahadat disaksikan oleh sejumlah pengunjung masjid.</p>
<p>&#8220;Butuh beberapa hari untuk beradaptasi, tapi saya merasakan kedamaian. Saya sudah melakukan pencarian begitu lama dan sekarang saya merasa menemukan tempat yang damai,&#8221; tukas Jamilah.</p>
<p>Setelah menjadi seorang Muslim, awalnya Jamilah menyembunyikan keislamannya dari teman-teman di kampus bahkan keluarganya. Menceritakan pada keluarganya bahwa ia sudah menjadi seorang Muslim bukan persoalan gampang buat Jamilah. Begitupula ketika ia ingin mengenakan jilbab. Tapi jalan berliku dan berat itu berhasil dilaluinya. Kini, Jamilah sudah berjilbab, ia tidak jadi pendeta tapi sekarang ia menjadi kepala sekolah di Salam School, Milwaukee. Di tengah kesibukannya mengurus enam puteranya, Jamilah mengajar paruh waktu dan menulis novel bertema Muslim Amerika.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/missel.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/missel.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/missel.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/missel.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/missel.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/missel.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/missel.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/missel.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/missel.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/missel.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/missel.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/missel.wordpress.com/428/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/missel.wordpress.com/428/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/missel.wordpress.com/428/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=missel.wordpress.com&amp;blog=4408720&amp;post=428&amp;subd=missel&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://missel.wordpress.com/2009/03/07/jamilah-kolocotronis-menemukan-cahaya-islam-saat-mengejar-cita-cita-jadi-pendeta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/191fecdc3d83383f7ce544b18c3478c2?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&#38;r=R" medium="image">
			<media:title type="html">missel</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://66.71.244.43/fckfiles/image/jamilah.jpg" medium="image" />
	</item>
	</channel>
</rss>
